NAMA
LAPANGAN : ENTENG
NIM : 1720701066
FAKULTAS : ILMU SOSIAL DAN POLITIK
JURUSAN : ILMU KOMUNIKASI
SISTEM
PENDIDIKAN DI INDONESIA
Kemajuan
suatu bangsa tak terlepas dari kemajuan ilmu pengetahuhan dan teknologi yang
berkembang di bangsa atau negara tersebut. bangsa yang memilki sumber daya alam
yang sangat banyak seperti indonesia bisa saja kalah ataupun tidak dapat
bersaing di dunia internasional dengan negara-negara dengan kemajuan ilmu
pengetahuan dan tekonologi yang pesat seperti amerika,inggris dan jerman. Sumber
daya alam yang melimpah tak akan jadi artinya jika sumber daya manusia yang
akan mengolahnya tidak disiapkan dengan baik. Salah satu upaya menyiapkan
sumber daya manusia yang memilki keterampilan adalah dengan sistem pendidikan
yang akan digunakan.
Pendidikan
memerlukan sebuah sistem guna untuk mengarahkan para siswa untuk memiliki
keterampilan yang dibutuhkan negara. indonesia dalam perkembangan nya telah
mengalami banyak pergantian sistem pembelajaran para siswa baik di tingkat
pendidikan dasar dan menengah hingga pendidikan tinggi. Tapi pergantian sistem
itu tidak membawa kemajuan bangsa indonesia ke arah yang lebih baik. Indonesia
masih saja sering menggunakan tenaga kerja asing untuk membangun negeri ini.
Sering berganti nya sistem pendidikan tanpa ada dasar yang pasti membuat siswa
kebinggungan oleh para pengambil keputusan, sehingga para siswa tidak dapat
menerima pembelajara secara optimal.
Perbedaan yang sangat jauh antara kurikulum satu dengan yang lain membuat para pengajar harus menyesuikan dari segi metode pembelajaran dan pengetahuhan yang diberikan. Kemudian timbul masalah baru yaitu jika sekolah belum siap dengan kurikukulum (sistem pendidikan) baru akibat sekolah itu masih menggunakan kurikulum lama. Fasilitas dan prasarana adalah faktor yang paling dominan mengapa sekolah itu tidak menerapkan apa yang telah dirumuskan pemerintah. Di kota-kota besar mungkin semua fasilitas bisa terpenuhi tapi bagaimana sekolah yang berada di daerah-daerah. Banyak sekolah di daerah belum mendapaptkan perhatian khusus dari pemerintah daerah contohnya di papua yang pendidikan nya masih minim. Bahkan, gedung sebagai tempat untuk belajar dan berteduh dari panas dan hujan sangat memprihantinkan dan tidak layak dikatakan sebagai tempat belajar.
Perbedaan yang sangat jauh antara kurikulum satu dengan yang lain membuat para pengajar harus menyesuikan dari segi metode pembelajaran dan pengetahuhan yang diberikan. Kemudian timbul masalah baru yaitu jika sekolah belum siap dengan kurikukulum (sistem pendidikan) baru akibat sekolah itu masih menggunakan kurikulum lama. Fasilitas dan prasarana adalah faktor yang paling dominan mengapa sekolah itu tidak menerapkan apa yang telah dirumuskan pemerintah. Di kota-kota besar mungkin semua fasilitas bisa terpenuhi tapi bagaimana sekolah yang berada di daerah-daerah. Banyak sekolah di daerah belum mendapaptkan perhatian khusus dari pemerintah daerah contohnya di papua yang pendidikan nya masih minim. Bahkan, gedung sebagai tempat untuk belajar dan berteduh dari panas dan hujan sangat memprihantinkan dan tidak layak dikatakan sebagai tempat belajar.
Permasalahan-permasalahan
yang terjadi di pendidikan indonesia tidak kunjung usai dan terselesaikan. Dari
indonesia merdeka tahun 1945 sampai sekarang ini indonesia berusia 71 tahun,
pemerintah belum mampu menciptkan pendidikan yang tepat bagi indonesia. Kembali
ke pokok pembahasan awal yang pertama bahwa indonesia perlu membuat sistem yang
cocok dan permanen. Indonesia saat menggunakan kurikulum 2013 (revisi) sebagai
acauan sebagaimana surat keputusan dirjen pendidikan dasar dan menengah nomor :
253/KEP.D/KR/2017 tentang penetapan kembali satuan pendidikan pelaksanan
kurikulum 2013 tahun 2016. Surat ini menjadi dasar dan pijakan bagi satuan pendidikan
untuk melaksanakan kurikulum 2013.
Dalam
pelaksanaan kurikulum masih banyak yang belum menggunakan nya dikarenakan
banyak hal. Salah satunya yang telah saya sebutkan tadi adalah tentang
fasilitas sarana dan prasarana penunjang. Banyak sekolah yang masih belum
memilki fasilitas yang sempurna. Akibatnya, ada pengistimewaan beberapa sekolah
oleh masyarakat. Misalnya saja ada istilah sekolah favorit. Hal ini menyebabkan
para murid dan wali siswa berlomba-lomba untuk masuk sekolah itu dengan dalil
agar anaknya bisa mendapatkan pendidikan yang baik. Mereka rela menghabiskan
uangnya untuk belajar di lembaga swasta(tempat kursus) agar bisa diterima di
sekolah favorit.
Akhirnya sekolah-sekolah yang bukan favorit terjadi perbedaan yang sangat mencolok dari segi, kuantitas siswa dan kualitas siswa. Bahkan, banyak para wali murid menyuap guru dan kepala sekolah agar bisa anaknya diterima di sekolah tersebut. kondisi ini sangatlah memperhatinkan dan memalukan bagi pendidikan indonesia. Bagaimana tidak prilaku KKN tanpa sadar telah masuk pada tahap dimana prilaku tersebut harus dipupuk sejak mereka dibangku sekolah. Sistem yang buruk juga memyebabkan kenapa prilaku itu terjadi. Tidak ada nya sistem untuk menyaring siswa secara prosedur yang baik.
Akhirnya sekolah-sekolah yang bukan favorit terjadi perbedaan yang sangat mencolok dari segi, kuantitas siswa dan kualitas siswa. Bahkan, banyak para wali murid menyuap guru dan kepala sekolah agar bisa anaknya diterima di sekolah tersebut. kondisi ini sangatlah memperhatinkan dan memalukan bagi pendidikan indonesia. Bagaimana tidak prilaku KKN tanpa sadar telah masuk pada tahap dimana prilaku tersebut harus dipupuk sejak mereka dibangku sekolah. Sistem yang buruk juga memyebabkan kenapa prilaku itu terjadi. Tidak ada nya sistem untuk menyaring siswa secara prosedur yang baik.
Sistem
yang baik dan tepat akan menciptakan tenaga kerja yang terampil di masa depan.
Tapi kita bisa lihat berapa banyak pengagguran yang terjadi di indonesia.
Menurut data bps pengangguran dari bulan agustus 2016 sampai agustus 2017
terjadi kenaikan 0,14 % dari 7,03 juta menjadi
7,04 juta. Belum lagi ditambah dengan tenaga kerja asing yang masuk membuat
para pencari kerja harus bersaing lebih jauh. Sistem pendidikan sangat
menentukan angka penggaguran, karena bayangkan jika semua siswa berfikiran
ketika lulus dari bangku sekolah akan kerja di instansi pemerintah yang belum
tentu menampung semua angkatan kerja.
Demikian
bahwa sebuah sistem pendidikan sangat mempengaruhi maju atau tidak nya suatu
bangsa atau negara. sistem harus dibangun dari cita cita bangsa indonesia sesuai
termaktub dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 yaitu “mencerdaskan
kehidupan bangsa”. Setelah membangun sistem pendidikan yang tepat langkah
selanjutnya adalah menerapakan sistem itu diseluruh indonesia. Mengawasi
jalannya sistem apakah berjalan semestinya atau hanya sekadar formalitas yang
akan menimbulkan prilaku buruk lainnya. Pelatihan harus oleh tenaga pengajar
dan harus ada penilaian bagi seorang pengajar.
No comments:
Post a Comment