ARTIKEL SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA - pemuda bebas berkarya

Breaking

post

recent/hot-posts

Thursday, May 3, 2018

ARTIKEL SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

NAMA                         : MUHAMMAD KRIS PRATAMA
NAMA LAPANGAN  : ENTENG
NIM                              : 1720701066
FAKULTAS                 : ILMU SOSIAL DAN POLITIK
JURUSAN                    : ILMU KOMUNIKASI

                                            SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

Kemajuan suatu bangsa tak terlepas dari kemajuan ilmu pengetahuhan dan teknologi yang berkembang di bangsa atau negara tersebut. bangsa yang memilki sumber daya alam yang sangat banyak seperti indonesia bisa saja kalah ataupun tidak dapat bersaing di dunia internasional dengan negara-negara dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekonologi yang pesat seperti amerika,inggris dan jerman. Sumber daya alam yang melimpah tak akan jadi artinya jika sumber daya manusia yang akan mengolahnya tidak disiapkan dengan baik. Salah satu upaya menyiapkan sumber daya manusia yang memilki keterampilan adalah dengan sistem pendidikan yang akan digunakan.



Pendidikan memerlukan sebuah sistem guna untuk mengarahkan para siswa untuk memiliki keterampilan yang dibutuhkan negara. indonesia dalam perkembangan nya telah mengalami banyak pergantian sistem pembelajaran para siswa baik di tingkat pendidikan dasar dan menengah hingga pendidikan tinggi. Tapi pergantian sistem itu tidak membawa kemajuan bangsa indonesia ke arah yang lebih baik. Indonesia masih saja sering menggunakan tenaga kerja asing untuk membangun negeri ini. Sering berganti nya sistem pendidikan tanpa ada dasar yang pasti membuat siswa kebinggungan oleh para pengambil keputusan, sehingga para siswa tidak dapat menerima pembelajara secara optimal. 



Perbedaan yang sangat jauh antara kurikulum satu dengan yang lain membuat para pengajar harus menyesuikan dari segi metode pembelajaran dan pengetahuhan yang diberikan. Kemudian timbul masalah baru yaitu jika sekolah belum siap dengan kurikukulum (sistem pendidikan) baru akibat sekolah itu masih menggunakan kurikulum lama. Fasilitas dan prasarana adalah faktor yang paling dominan mengapa sekolah itu tidak menerapkan apa yang telah dirumuskan pemerintah. Di kota-kota besar mungkin semua fasilitas bisa terpenuhi tapi bagaimana sekolah yang berada di daerah-daerah. Banyak sekolah di daerah belum mendapaptkan perhatian khusus dari pemerintah daerah contohnya di papua yang pendidikan nya masih minim. Bahkan, gedung sebagai tempat untuk belajar dan berteduh dari panas dan hujan sangat memprihantinkan dan tidak layak dikatakan sebagai tempat belajar.


Permasalahan-permasalahan yang terjadi di pendidikan indonesia tidak kunjung usai dan terselesaikan. Dari indonesia merdeka tahun 1945 sampai sekarang ini indonesia berusia 71 tahun, pemerintah belum mampu menciptkan pendidikan yang tepat bagi indonesia. Kembali ke pokok pembahasan awal yang pertama bahwa indonesia perlu membuat sistem yang cocok dan permanen. Indonesia saat menggunakan kurikulum 2013 (revisi) sebagai acauan sebagaimana surat keputusan dirjen pendidikan dasar dan menengah nomor : 253/KEP.D/KR/2017 tentang penetapan kembali satuan pendidikan pelaksanan kurikulum 2013 tahun 2016. Surat ini menjadi dasar dan pijakan bagi satuan pendidikan untuk melaksanakan kurikulum 2013.


Dalam pelaksanaan kurikulum masih banyak yang belum menggunakan nya dikarenakan banyak hal. Salah satunya yang telah saya sebutkan tadi adalah tentang fasilitas sarana dan prasarana penunjang. Banyak sekolah yang masih belum memilki fasilitas yang sempurna. Akibatnya, ada pengistimewaan beberapa sekolah oleh masyarakat. Misalnya saja ada istilah sekolah favorit. Hal ini menyebabkan para murid dan wali siswa berlomba-lomba untuk masuk sekolah itu dengan dalil agar anaknya bisa mendapatkan pendidikan yang baik. Mereka rela menghabiskan uangnya untuk belajar di lembaga swasta(tempat kursus) agar bisa diterima di sekolah favorit. 


Akhirnya sekolah-sekolah yang bukan favorit terjadi perbedaan yang sangat mencolok dari segi, kuantitas siswa dan kualitas siswa. Bahkan, banyak para wali murid menyuap guru dan kepala sekolah agar bisa anaknya diterima di sekolah tersebut. kondisi ini sangatlah memperhatinkan dan memalukan bagi pendidikan indonesia. Bagaimana tidak prilaku KKN tanpa sadar telah masuk pada tahap dimana prilaku tersebut harus dipupuk sejak mereka dibangku sekolah. Sistem yang buruk juga memyebabkan kenapa prilaku itu terjadi. Tidak ada nya sistem untuk menyaring siswa secara prosedur yang baik.


Sistem yang baik dan tepat akan menciptakan tenaga kerja yang terampil di masa depan. Tapi kita bisa lihat berapa banyak pengagguran yang terjadi di indonesia. Menurut data bps pengangguran dari bulan agustus 2016 sampai agustus 2017 terjadi kenaikan 0,14 % dari 7,03 juta  menjadi 7,04 juta. Belum lagi ditambah dengan tenaga kerja asing yang masuk membuat para pencari kerja harus bersaing lebih jauh. Sistem pendidikan sangat menentukan angka penggaguran, karena bayangkan jika semua siswa berfikiran ketika lulus dari bangku sekolah akan kerja di instansi pemerintah yang belum tentu menampung semua angkatan kerja.


Demikian bahwa sebuah sistem pendidikan sangat mempengaruhi maju atau tidak nya suatu bangsa atau negara. sistem harus dibangun dari cita cita bangsa indonesia sesuai termaktub dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 yaitu “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Setelah membangun sistem pendidikan yang tepat langkah selanjutnya adalah menerapakan sistem itu diseluruh indonesia. Mengawasi jalannya sistem apakah berjalan semestinya atau hanya sekadar formalitas yang akan menimbulkan prilaku buruk lainnya. Pelatihan harus oleh tenaga pengajar dan harus ada penilaian bagi seorang pengajar.
           

           

No comments:

Post a Comment